Rektor UNM saat disuntik vaksin COVID-19 di Pelataran Menara Pinisi UNM (09/03) (Doc. Int)

Pandemi COVID-19 hingga saat ini belum usai. Pandemi ini telah memakan banyak korban hingga mencapai angka 38.000 jiwa. Saat ini, pemerintah telah mengambil langkah untuk melakukan vaksinasi terhadap rakyat Indonesia guna menekan laju penyebaran COVID-19. Vaksinasi ini telah dilakukan sejak Rabu (13/01) lalu. Setelah aparat negara dan tenaga kesehatan mendapat vaksin, saat ini giliran tenaga kependidikan yang mendapatkan vaksin.

Sebanyak 1.700 dosen dan karyawan Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan vaksinasi yang berlangsung sejak hari Selasa – Rabu, 09 – 10 Maret 2021. Vaksinasi ini dilaksanakan di Pelataran Menara Pinisi UNM. Husain Syam selaku Rektor UNM menjadi orang pertama yang divaksinasi disusul oleh Wakil Rektor, dosen, dan karyawan.

Dilansir dari tribun-timur.com, Husain Syam juga mengimbau kepada para dosen dan karyawan UNM agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski telah divaksin.

Meskipun telah divaksin, saya harap kita tetap menjaga protokol kesehatan. Tetap memakai masker dan menjaga jarak untuk menghentikan penularan COVID-19.” ujarnya.

Andi Citra Pratiwi, salah seorang dosen dari Jurusan Biologi FMIPA UNM menjelaskan mekanisme yang dilakukan sebelum vaksinasi.

Sebelum divaksin, dilakukan pendaftaran dengan membawa fotocopy KTP, lalu didata dan diberi nomor antrian. Sebelum vaksinasi, ada proses screening dulu, untuk mengetahui kita bisa divaksin atau tidak. Kalau dinyatakan bisa dilakukan vaksinasi, beru diarahkan ke tim dokter untuk divaksin. Setelah divaksin ada 30 menit waktu observasi untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau tidak,” jelasnya.

Beliau juga menambahkan bahwa akan ada penyuntikan dosis kedua yang akan dilakukan 14 hari setelah vaksinasi dosis pertama diberikan.

Informasi dari tim dokternya, dosis kedua akan dijadwalkan 14 hari setelah dosis pertama diberikan.“ tambahnya.

Reporter : Hidayani Ulil Azmi

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *