Ilustrasi udara bersih tanpa polusi (Doc.Int)

BIOma – Setiap tanggal 7 September, Seluruh dunia akan memperingati Hari Udara bersih. Udara bersih memberikan banyak manfaat bagi seluruh makluk hidup yaitu untuk kesehatan dan kehidupan sehari-hari manusia.

Peringatan Hari Udara Bersih Internasional Untuk Langit Biru pertama kali dibuat oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 29 Desember 2019 lalu. Ide satu ini juga merupakan dukungan terhadap Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) untuk memfasilitasi peringatan itu dengan bekerja sama bersama pemangku kepentingan lainnya.

Tema peringatan hari udara tahun ini yaitu “The Air We Share” . Tema ini berfokus pada sifat polusi udara lintas batas yang menyoroti perlunya akuntabilitas kolektif dan tindakan kolektif. Peringatan Hari udara bersih internasional bertujuan untuk mengingatkan orang-orang betapa pentingnya udara yang bersih. Udara yang tidak bersih menyebabkan berbagai masalah kesehatan bagi banyak orang.

Dilansir dari kompas.com, beberapa cara menjaga udara tetap bersih, yaitu:
1) Menggunakan transportasi umum dan mengurangi mobilitas
Salah satu sumber polusi udara adalah gas pembuangan dari kendaraan bermotor, Untuk menguranginya anda bisa menggunakan transportasi umum.
2) Hindari penggunaan kantongan plastik
Penggunaan kantongan plastik membutuhkan waktu yang sangat lama terurai maka dari itu, pilihlah kantongan kertas yang lebih muda terurai oleh tanah.
3) Hindari membakar sampah
Membakar sampah merupakan salah satu polusi udara dan masih banyak dijumpai masyarakat membakar sampah atau dedaunan kering, untuk mengurangi polusi daun kering dapat diolah menjadi pupuk atau menimbunnya kedalam biopori yang bida dibuat didepan rumah.
4) Menanam pohon
Menanam pohon akan membantu membersihkan udara. Pohon akan menyerap gas karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang diperlukan oleh manusia.

Reporter : RM 6

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *