Ilustrasi kuliah (Doc. Int)

BIOma – Istilah Tertiary Education menjadi perbincangan saat sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek), Tjitjik Sri Tjahjandarie memberikan pendapatnya tentang alasan perubahan biaya kuliah di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan saat live di salah satu stasiun televisi nasional.

Ia mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi merupakan pendidikan tersier atau sebuah tertiary education, yang artinya bukan wajib belajar.

“Dari sisi yang lain kita bisa melihat bahwa pendidikan tinggi adalah tertiary education, jadi bukan wajib belajar. Artinya, tidak seluruhnya lulusan SLTA/SMK itu wajib masuk perguruan tinggi, Itu sifatnya adalah pilihan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disalahartikan oleh masyarakat maupun media, mereka mengira bahwa kuliah merupakan kebutuhan tersier, padahal kebutuhan tersier dan pendidikan tersier jelas berbeda.

Dikutip dari detik.com, tertiary dalam bahasa Inggris memiliki arti tingkat ketiga. Dalam konteks pendidikan, tersier memiliki makna tingkat pendidikan. Pendidikan tersier yang dimaksud oleh Tjitjik merupakan cara penyebutan level pendidikan tingkat ketiga. Tingkatan itu dapat dilaksanakan ketika seseorang telah melewati primary education dan secondary education, yang terdiri atas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah.

Dilansir dari Unair.ac.id, Dosen administrasi publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Agie Nugroho Soegiono, berpendapat bahwa pendidikan tersier mengacu pada level atau tingkat pendidikan.

“Pendidikan tersier itu mengacu pada level atau tingkat pendidikan. Oleh sebab itu, kalau kita ingin maju, pendidikan tersier harus dibuka seluas-luasnya, karena pendidikan tinggi merupakan jalan keluar bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk menaikkan kelas sosial dan ekonomi mereka,” terangnya.

Reporter: Irhamna Mawarni

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *