Jurusan Biologi FMIPA UNM Gelar Seminar Nasional X 2026, Kolaborasi Dosen Indonesia-Jepang

Seminar Nasional X Jurusan Biologi FMIPA UNM (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Biologi X Tahun 2026. Mengusung tema Hilirisasi Sumber Daya Hayati Tropis dan Pembelajarannya Menuju Indonesia Emas 2045, kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini mempertemukan akademisi, peneliti, guru, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai daerah di Hall FMIPA Lantai 12, Sabtu (18/07).

Kegiatan tersebut menghadirkan enam narasumber dari Indonesia dan Jepang, di antaranya Prof. Kenji Arakawa, Asst. Prof. Aiko Teshima, Prof. Yoshimitsu Hamano, Assoc. Prof. Chitose Maruyama, Prof. Fatchur Rohman, M.Si., serta Dr. Ismail, M.S. Berbagai materi yang dipaparkan mencakup hasil riset terkini mengenai sumber daya hayati, antimikroba, hilirisasi penelitian, hingga inovasi pembelajaran biologi.

Ketua Panitia Seminar Nasional Biologi X 2026, Jendri Mamangkey, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjadi wadah kolaborasi bagi para pendidik dan peneliti dari berbagai institusi untuk memperkuat pengembangan riset dan pendidikan di Indonesia. Kehadiran pemateri dari luar negeri juga diharapkan mampu membuka ruang pertukaran pengetahuan dan memperluas jejaring akademik.

“Tujuan utamanya sebenarnya mempertemukan berbagai pendidik dan peneliti dari berbagai universitas, institusi, bahkan sampai ke tingkat sekolah menengah atas. Harapannya, ke depan dapat terjalin kolaborasi untuk mengembangkan pendidikan dan penelitian di Indonesia,” ujarnya.

Seminar ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Salah satunya, Putri Aini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi angkatan 2024, mengaku tertarik mengikuti seminar karena menghadirkan narasumber internasional yang membawakan topik-topik penelitian terbaru. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan baru, mulai dari penemuan senyawa antimikroba hingga pentingnya hilirisasi hasil penelitian dan penerapan microlearning dalam pembelajaran.

“Saya jadi lebih tahu tentang kebaruan penelitian saat ini. Yang paling saya ingat adalah pemaparan profesor dari Jepang mengenai penemuan senyawa antimikroba terbaru, kemudian materi tentang hilirisasi sumber daya hayati dan pembelajaran berbasis microlearning yang sangat menambah wawasan,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Seminar Nasional Biologi X Tahun 2026, Jurusan Biologi FMIPA UNM berharap dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi nasional dan internasional, sekaligus mendorong lahirnya inovasi penelitian serta pengembangan pembelajaran biologi yang berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Reporter: Inna Syahra Qonitati

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *