BIOma – Kingdom Lab’ Art (KLA) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Pentas X Arthuporia XVIII bertema Djagat Noesantara di Aula Poltekkes Tidung, Sabtu (17/10). Pentas tersebut sekaligus menjadi momen pengukuhan 27 varietas baru KLA.
Arthuporia merupakan program tahunan KLA HMJ Biologi FMIPA UNM yang menjadi sarana mencetak kader-kader Biologi yang berjiwa seni. Pentas ini menampilkan enam cabang seni, yaitu musik Dendang Nusantara, teater Imperium, seni rupa Tirennie der Knop, sastra Kidung Sembilu, tari kontemporer Sukhaning Krsaka, dan tari kreasi Dukara Kawula.
Ketua Panitia Arthuporia XVIII, Aris Hasyim, menjelaskan bahwa pentas ini menjadi penanda perjalanan KLA yang telah mencapai sepuluh kali penyelenggaraan. Tema Djagat Noesantara dipilih sebagai perjalanan rasa untuk menelusuri kembali kehidupan Nusantara di masa lalu. Menurutnya, tema ini bukan semata untuk mengenang sejarah, tetapi juga untuk menghadirkan kembali nilai, suasana, dan keindahan masa lalu melalui karya seni masa kini.
Aris menyampaikan apresiasi kepada 20 orang panitia dan 7 orang steering committee yang bekerja dari tahap perencanaan, persiapan, hingga puncak acara. Ia juga berharap pentas ini menjadi ruang apresiasi terhadap seni dan kebudayaan Nusantara, serta menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan teknis maupun nonteknis selama kegiatan berlangsung.
“Semoga dari kegiatan ini silaturahmi antarvarietas bisa terjalin semakin erat. Terlebih lagi, varietas sudah bertambah, sudah ada warna baru bagi KLA,” ujarnya.
Ketua Umum HMJ Biologi FMIPA UNM Periode 2025-2026, Muhammad Siddiq Utama, mengatakan bahwa para calon varietas telah melalui banyak pengorbanan waktu dan tenaga hingga akhirnya dikukuhkan menjadi varietas KLA. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, anggota KLA, serta pihak-pihak yang berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, apa yang telah dilakukan menjadi bagian dari perjalanan panjang KLA untuk terus tumbuh dan memberi warna bagi HMJ Biologi FMIPA UNM. Ia berpesan agar para varietas terus berkarya dan menjadikan seni sebagai ruang untuk menyatukan semua pihak.
“Saya harap kalian tetap loyal kepada lembaga kalian, yaitu Kingdom Lab’ Art HMJ Biologi FMIPA UNM, karena banyak kegiatan yang nantinya akan diadakan dan itu membutuhkan kontribusi aktif dari kalian semua,” tuturnya.
Harapan serupa disampaikan Sekretaris Umum KLA HMJ Biologi FMIPA UNM, Aulia Mufida. Ia berharap pentas yang dirangkaikan dengan pengukuhan Varietas Arthuporia angkatan 18 ini dapat membuat para varietas terus berkarya ke depannya.
“Semoga teman-teman Varietas Arthuporia XVIII ini bisa semakin loyal dalam berlembaga, semakin solid, dan juga nyaman berada di rumah KLA,” katanya.
Salah satu Varietas Arthuporia XVIII, Muhammad Yusril mengaku senang telah melewati seluruh rangkaian proses hingga hari pentas. Ia mengungkapkan bahwa proses latihan diwarnai berbagai drama, termasuk rekan-rekannya yang pada awalnya malas datang latihan namun akhirnya menjadi rajin hingga akhir proses.
“Dari sini kita mulai dapat relasi baru dan kekompakan antarvarietas, lalu akhirnya kita pentas dan Alhamdulillah cukup memuaskan, walaupun masih banyak kekurangan,” tuturnya.
Terlaksananya Pentas X Arthuporia XVIII, KLA berharap pengukuhan ini bukan menjadi akhir, melainkan awal bagi para varietas untuk terus berkarya, menjaga solidaritas, dan memberi warna baru bagi KLA. Melalui karya, kebersamaan, dan semangat yang terjaga, KLA berharap jejak yang ditinggalkan dari pentas ini terus hidup melampaui waktu.
Reporter: Vika Putri
![]()

