Mahasiswa Universitas Udayana Temukan Spesies Baru Serangga Ranting di Sumba

Temuan spesies baru Nesiophasma davisdamaledoi (Doc.Int)

BIOma – Seorang mahasiswa dari Universitas Udayana, Davis Marthin Damaledo, berhasil menemukan spesies baru serangga ranting yang kemudian diberi nama Nesiophasma davisdamaledoi. Penemuan ini memperkaya data keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Sunda Kecil.

Dilansir dari Mongabay Indonesia, spesies ini menjadi catatan ilmiah pertama serangga ranting dari Pulau Sumba sekaligus menambah jumlah spesies dalam genus Nesiophasma di kawasan tersebut. Penemuan ini bermula dari sebuah foto serangga yang dikirim oleh kerabat Davis di Sumba, yang kemudian mendorongnya untuk melakukan penelusuran langsung ke lokasi.

Hasil eksplorasi tersebut menghasilkan dua spesimen yang ditemukan di wilayah Sumba Tengah dan Sumba Timur. Menariknya, salah satu spesimen ditemukan di area kebun rumah, bukan di kawasan hutan alami.

Berdasarkan laporan dari TunasHijau.id, spesies ini hidup di habitat hutan sekunder serta area kebun dengan tanaman seperti jambu biji sebagai sumber pakan. Secara morfologi, serangga ini memiliki panjang tubuh sekitar 13–18 cm dengan ciri khas berupa bercak hitam pada bagian pipi (genae), sebagaimana dilaporkan oleh Mongabay Indonesia.

Sementara itu, hasil penelitian mengenai spesies ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Zootaxa melalui penerbit Mapress, yang menegaskan bahwa spesies tersebut merupakan temuan baru berdasarkan kajian ilmiah mendalam.

Penemuan ini menunjukkan bahwa kekayaan hayati Indonesia masih menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya terdokumentasi. Bahkan, lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari seperti kebun rumah pun dapat menjadi lokasi ditemukannya spesies baru yang bernilai ilmiah tinggi.

Reporter: Reski Aprida

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *