BIOma – Papua dikenal sebagai salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Hutan huan tropis yang masih membentang luas di kawasan ini menjadi rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna, termasuk banyak satwa endemik yang tidak ditemukan di tempat lain. Dilansir dari Mongabay Indonesia, hutan Papua merupakan salah satu benteng terakhir hutan purba Indonesia yang masih relatif utuh dan berperan penting sebagai penyimpan karbon, pengatur tata air, serta penyangga kestabilan iklim regional maupun global.
Salah satu satwa unik Papua adalah ekidna moncong panjang (Zaglossus bruijnii), mamalia bertelur yang sangat langka dan termasuk kelompok monotremata. Papua juga menjadi habitat bagi kanguru pohon (Dendrolagus), marsupial yang hidup di pepohonan, serta quoll (Dasyurus spartacus), predator kecil yang membantu menjaga keseimbangan rantai makanan. Selain itu, terdapat kasuari gelambir tunggal (Casuarius unappendiculatus) yang dikenal sebagai “petani hutan” karena perannya dalam menyebarkan biji-bijian melalui kotorannya sehingga membantu regenerasi vegetasi secara alami. Satwa lain seperti kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta) juga menjadi bagian penting dari kekayaan fauna Papua.
Menurut Kompas Sains, satwa-satwa tersebut memiliki fungsi ekologis yang sangat besar. Mereka membantu penyebaran biji, mengendalikan populasi hewan lain, dan menjaga struktur ekosistem hutan tetap seimbang. Karena itulah, keberadaan satwa endemik Papua tidak hanya penting dari sisi keanekaragaman hayati, tetapi juga menentukan kemampuan hutan untuk tetap sehat dan produktif.
Namun, kekayaan hayati Papua kini menghadapi berbagai ancaman serius, seperti pembukaan lahan untuk perkebunan sawit, penebangan hutan, pembangunan infrastruktur, aktivitas pertambangan, perubahan iklim, serta perdagangan satwa liar ilegal. WWF Indonesia menegaskan bahwa hilangnya habitat menyebabkan fragmentasi hutan yang membuat populasi satwa terisolasi, sulit berkembang biak, dan semakin rentan terhadap kepunahan. Jika kondisi ini terus berlangsung, Papua dapat kehilangan banyak spesies unik yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam.
Oleh karena itu, upaya konservasi harus dilakukan melalui perlindungan habitat, penegakan hukum terhadap perburuan dan perdagangan ilegal, serta pelibatan masyarakat adat yang selama ini hidup selaras dengan alam. Kesadaran generasi muda juga sangat penting agar kekayaan biodiversitas Papua tetap terjaga. Dengan melindungi satwa endemik dan hutan hujan tropisnya, kita tidak hanya menjaga warisan alam Indonesia, tetapi juga mempertahankan salah satu ekosistem paling penting di dunia untuk masa depan.
Reporter: Mutmainna
![]()

