BIOma – Program Studi S1 Pendidikan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Asistensi Mengajar Mandiri Semester Ganjil 2026-2027. Kegiatan ini menjadi bekal awal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan asistensi mengajar di sekolah mitra, pada Selasa (21/07).
Pada tahap pembekalan, sistensi Mengajar Mandiri yang diselaraskan dengan integrasi KKN/PPL, para mahasiswa dipersiapkan secara matang terkait kondisi riil di lapangan. Fokus materi yang diberikan mencakup etika profesi, pengelolaan, dan administrasi sekolah.
Sebanyak 104 mahasiswa akan melaksanakan Asistensi Mengajar Mandiri di 15 sekolah mitra yang terdiri atas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 14 Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri maupun swasta. Selama program berlangsung, mahasiswa akan didampingi oleh 15 Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Selama pelaksanaan program, setiap kelompok mahasiswa akan didampingi oleh seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang bertugas memantau penyusunan program kerja hingga pelaksanaan kegiatan di sekolah. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalankan program asistensi mengajar secara optimal sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Ketua Jurusan Biologi FMIPA UNM, Prof. Muhiddin Palennari, menjelaskan bahwa kompetensi yang diharapkan dari mahasiswa disesuaikan dengan capaian pembelajaran mata kuliah yang direkognisi. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir di sekolah untuk mengajar, tetapi juga harus mampu menyusun program yang mendukung pencapaian kompetensi tersebut.
“Kompetensi yang diharapkan tentunya disesuaikan dengan kompetensi yang ada dalam mata kuliah yang akan direkognisi. Mahasiswa tidak sekadar datang ke sekolah, tetapi harus menyusun dan membuat program yang sesuai dengan mata kuliah tersebut. Jadi, kompetensinya adalah kompetensi untuk mencapai Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dari mata kuliah yang direkognisi,” jelasnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat menjalankan program sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sehingga seluruh target pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
“Harapannya, mahasiswa betul-betul melaksanakan kegiatan sesuai dengan perencanaan, khususnya sesuai dengan mata kuliah yang direkognisi dan tidak keluar dari konteks tersebut. Hal ini penting karena program ini berkaitan langsung dengan kompetensi yang harus dicapai dalam mata kuliah,” ungkapnya.
Pelepasan ini sekaligus menandai dimulainya masa tugas mahasiswa untuk mengabdi dan berkontribusi secara langsung dalam menunjang proses pendidikan bagi peserta didik di sekolah mitra masing-masing.
Reporter: Az Zahra Mim Nur Qalbiyah & Nur Dini Armiati Nur
![]()

