BIOma – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan pelepasan dan pemberangkatan peserta BIOCAMP 2026, yang merupakan tahap akhir dari rangkaian kegiatan ekologi dan pengaderan mahasiswa angkatan 2026.
Ketua Jurusan Biologi FMIPA UNM, mengapresiasi peserta angkatan 2026 yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ekologi, mulai dari PKKMB hingga tahap BIOCAMP. Ia berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta menjadikan rangkaian tersebut sebagai bekal untuk mengenal dan berkontribusi dalam organisasi kemahasiswaan.
“Karena sekarang kalian sudah berada di tahap terakhir, yaitu tahap BIOCAMP. Jadi teman-teman semua sudah hampir mendapatkan yang namanya gelar kader,” ujarnya.
Ia juga menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara humanis dan tidak mengandung unsur perpeloncoan maupun kekerasan fisik. Panitia diharapkan dapat membangun suasana yang bersahabat serta memberikan pembekalan yang bermanfaat bagi peserta.
“Saya berharap kepada para panitia tidak ada kegiatan yang sifatnya perpeloncoan, yang sifatnya dalam bentuk fisik. Semua harus dilakukan dengan cara humanis, bersahabat dengan adik-adiknya, tidak ada istilah bentak-bentak,” tegasnya.
Selain itu, peserta diingatkan untuk menjaga etika, keamanan, kebersihan, serta nama baik almamater selama mengikuti kegiatan. Hal tersebut menjadi perhatian karena peserta akan melaksanakan kegiatan di luar lingkungan kampus dan membawa nama Jurusan Biologi serta HMJ Biologi FMIPA UNM.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga keselamatan selama perjalanan dan kegiatan berlangsung, termasuk menjaga barang pribadi, diri sendiri, serta kondisi lingkungan di lokasi kegiatan. Peserta juga diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran karena kondisi lingkungan yang sedang kering.
Ketua Jurusan Biologi juga menyampaikan bahwa kegiatan organisasi perlu berjalan seimbang dengan kewajiban akademik mahasiswa. Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bagian dari proses pengembangan diri, tetapi tidak boleh mengesampingkan perkuliahan.
“Yang utama adalah akademik. Tetapi tidak ada seninya kalau hanya akademik terus. Jadi tentu harus ada bumbu-bumbunya juga yang sifatnya rileks,” ujarnya.
Selain keselamatan selama kegiatan, peserta diingatkan untuk tetap menjalankan kewajiban akademik setelah BIOCAMP selesai. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan tidak menjadi alasan untuk meninggalkan perkuliahan.
“Tidak ada alasan bahwa saya dari acara BIOCAMP sehingga saya tidak pergi kuliah hari Senin,” tegasnya.
BIOCAMP 2026 menjadi tahapan akhir dalam rangkaian ekologi dan pengaderan mahasiswa angkatan 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman, membangun solidaritas, serta menjadi bekal bagi peserta untuk berpartisipasi dalam kehidupan organisasi di lingkungan HMJ Biologi FMIPA UNM.
Reporter: Vika Putri
![]()

