BIOma – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan NAPZA (MAPHAN) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menyelenggarakan seluruh rangkaian Bakti Sosial (Baksos) MAPHAN Subserve di Kabupaten Bone. Kegiatan yang mengusung tagline Satu Aksi Seribu Arti: Bersinergi dalam Pencegahan HIV/AIDS dan NAPZA, berlangsung sejak (06-15/08) dan resmi ditutup pada Sabtu (15/08).
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai pencegahan HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan NAPZA kepada puluhan sekolah di pusat Kota Bone serta wilayah sekitarnya yang dimulai pada 7 Agustus. Selain menyasar para peserta didik, edukasi dilanjutkan kepada masyarakat di sejumlah kelurahan 8-9 Agustus serta kembali dilaksanakan di sekolah-sekolah dan kelurahan pada 10-12 Agustus.
Tidak hanya penyuluhan langsung secara formal, MAPHAN Subserve juga melaksanakan Social Project dengan metode door to door dengan mendatangi rumah-rumah warga secara langsung. Kampanye edukasi publik turut digelar di titik keramaian masyarakat, yaitu Lapangan Merdeka Kabupaten Bone dan Stadion La Patau Watampone, guna menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Memasuki 13 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow MAPHAN Subserve yang dimoderator oleh Aulia Mustika, demisioner Staf Bidang Pengembangan Minat dan Bakat UKM MAPHAN UNM Periode 2024–2025. Talkshow ini menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Herlina (Penyuluh Ahli Muda BNN) yang membawakan materi seputar NAPZA, serta Asmah KSM (Epidemiologi Kesehatan Ahli Madya Dinas Kesehatan) yang memaparkan materi mengenai HIV/AIDS.
Selanjutnya pada 14 Agustus 2026, MAPHAN Subserve menggelar Bone Champion School (BCS) bagi peserta didik tingkat SMA/SMK sederajat. Kegiatan kompetitif ini dikemas dalam bentuk lomba untuk menguji wawasan peserta seputar HIV/AIDS dan NAPZA sekaligus meningkatkan semangat belajar serta kepedulian sosial generasi muda.
Puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian Baksos ditandai dengan gelaran SENJA (Satu Malam Sejuta Kenangan) pada 15 Agustus 2026 di Gedung PKK Kabupaten Bone mulai pukul 18.00 WITA. Acara malam keakraban tersebut diawali dengan penampilan Tari Padduppa, lalu dibuka oleh MC Nurul Amalia Elmin dan Amar Salemo. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu Neza Amalia, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Agung Pratama, serta pembacaan doa oleh Tia Haritza Mastam.
Ketua Panitia, Muh. Zulfikran menyampaikan laporan kegiatan, disusul sambutan dari Koordinator Steering Committee Rafly Ade Putra, Ketua Umum UKM MAPHAN UNM Nurul Fitrah Utami, serta Dewan Pendamping Organisasi Wahyudi Rahasni.
Dewan Pendamping Organisasi UKM MAPHAN UNM, Wahyudi Rahasni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan.
“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada pemerintah setempat atas dukungan dari kegiatan yang kami lakukan di Kabupaten Bone, baik itu terkait fasilitas dan lain sebagainya. Saya berharap melalui pengabdian yang teman-teman lakukan ini bisa berdampak ke depannya dan kasus HIV/AIDS dan NAPZA bisa kita cegah,” ujarnya.
Wahyudi juga menekankan pentingnya keberlanjutan peran seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS dan NAPZA.
“Kegiatan edukasi terkait pencegahan HIV/AIDS dan NAPZA tidak hanya berakhir sampai di sini saja. Ini bukan hanya peran dari teman-teman UKM MAPHAN saja, tetapi peran kita semua untuk sama-sama mencegah yang namanya penularan HIV dan juga penyalahgunaan NAPZA,” tuturnya.
Rangkaian Bakti Sosial MAPHAN Subserve kemudian secara resmi ditutup oleh Perwakilan Bupati Kabupaten Bone, Wahida, selaku Staf Ahli Bidang Sosial dan Kesra.
Malam puncak SENJA kemudian diisi dengan berbagai persembahan dari panitia dan peserta, penyerahan hadiah kepada pemenang Bone Champion School (BCS), pembagian doorprize, hingga pemutaran video dokumenter perjalanan MAPHAN Subserve dari masa persiapan, briefing, hingga dinamika di lapangan. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kenangan terakhir di Kabupaten Bone.
MAPHAN Subserve menjadi langkah bersama antara mahasiswa, pemda, dan instansi terkait dalam menekan potensi penyebaran HIV/AIDS serta penyalahgunaan NAPZA di Kabupaten Bone.
Reporter: Nisharieva Filani
![]()

