BIOma – Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Hj. Andi Aslinda, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor UNM periode 2027–2031, Senin (28/09)). Pendaftaran berlangsung di lantai 14 Menara Phinisi UNM, Jalan A.P. Pettarani, Makassar. Prof. Andi Aslinda hadir bersama sejumlah anggota Senat UNM untuk menyerahkan berkas pencalonannya kepada Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UNM.
Informasi diberitakan detik.com, sebanyak 21 anggota Senat UNM hadir mendampingi proses pendaftaran tersebut. Dalam proses pencalonannya, Prof. Andi Aslinda mengklaim telah memperoleh dukungan dari 26 anggota Senat UNM yang berasal dari sembilan fakultas. Dari jumlah tersebut, 21 anggota Senat hadir mendampinginya saat pendaftaran. Informasi mengenai jumlah dukungan tersebut juga diberitakan Makassar.tribunnews.com dalam pemberitaan terkait pencalonannya.
“Tadi saya sudah sampaikan, 26 dan hadir pada hari ini 21 orang senat,” ungkapnya.
Sementara itu, Rakyatsulsel.fajar.co.id memberitakan bahwa Andi Aslinda optimistis mengantongi dukungan suara Senat lebih dari 40 persen dalam proses Pilrek UNM. Pernyataan tersebut disampaikan Andi Aslinda dalam rangkaian pencalonannya.
Usai menyerahkan berkas, Andi Aslinda menyampaikan alasan dirinya mengikuti proses Pemilihan Rektor UNM. Ia mengatakan pencalonannya dilandasi niat dan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian bagi UNM.
“Pada hari ini saya ikut meramaikan, mencalonkan diri sebagai Rektor, calon Rektor Universitas Negeri Makassar. Ini dilandasi dengan niat yang suci dan tanggung jawab yang besar kepada Universitas Negeri Makassar,” ujarnya.
Prof. Andi Aslinda juga menyampaikan visi yang ingin dibawa apabila mendapat amanah memimpin UNM. Ia berharap UNM dapat berkembang sebagai universitas yang unggul, berdampak, dan memiliki daya saing global.
“Insyaallah, jika Allah SWT memberikan izin dan amanah kepada saya, insyaallah saya akan memajukan Universitas Negeri Makassar sebagai universitas yang unggul, berdampak, dan berglobal internasional,” ungkapnya.
Selain visi pengembangan universitas, Andi Aslinda turut menyinggung persoalan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Ia mengatakan UNM telah memiliki satuan tugas yang menangani pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Menurutnya, keberadaan satuan tugas tersebut akan dimaksimalkan apabila dirinya mendapat amanah sebagai rektor.
“Di Universitas Negeri Makassar ini sudah ada Satgas yang mengatur tentang TPKS, kekerasan seksual. Ini sudah ada lembaganya dan sudah jalan tahun ini. Insyaallah kalau saya terpilih, itu saya akan maksimalkan,” tuturnya.
Pendaftaran Andi Aslinda menambah daftar bakal calon dalam Pemilihan Rektor UNM periode 2027–2031. Sebelumnya, Prof. Arifin Manggau dan Prof. Eko Hadi Sujiono telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor.
Reporter: Resky Dwi Ramadhani
![]()

