UNM Kukuhkan 1.000 Wisudawan Periode Oktober 2026

Wisuda UNM Sarjana & Pascasarjana Periode Oktober 2026 (Doc. Int)

BIOma – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar prosesi wisuda periode Oktober 2026 dengan mengukuhkan sebanyak 1.000 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, senat akademik, serta keluarga wisudawan.

Jumlah wisudawan tersebut dibacakan oleh Prof. Andi Aslinda, dengan rincian lulusan berasal dari sepuluh unit akademik, yaitu Program Pascasarjana sebanyak 38 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 132 orang, Fakultas Teknik 165 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) 117 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan 153 orang, Fakultas Bahasa dan Sastra 105 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum 107 orang, Fakultas Psikologi 17 orang, Fakultas Seni dan Desain (FSD) 26 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis 140 orang.

Pada periode wisuda kali ini, capaian akademik terbaik turut tercatat pada berbagai jenjang pendidikan. Rata-rata IPK tertinggi diraih oleh program doktor (S3) dengan IPK 3,98 dan lama studi rata-rata 4 tahun 6 bulan. Sementara itu, program magister (S2) mencatat rata-rata IPK 3,86 dengan lama studi 2 tahun 5 bulan, program sarjana (S1) dengan IPK 3,72 dan lama studi 4 tahun 5 bulan, program diploma empat (D4) dengan IPK 3,56 dan lama studi 4 tahun 7 bulan, serta program diploma tiga (D3) dengan IPK 3,71 dan lama studi 3 tahun 5 bulan.

Plt. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, menyampaikan pesan kepada para wisudawan saat memberikan sambutan agar tetap memiliki semangat juang, komitmen, dan konsistensi dalam menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan di UNM.

“Kita harus punya daya juang yang tinggi, disertai komitmen dan konsistensi dalam menjalankan sesuatu yang diyakini dapat memberikan manfaat bagi diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Prof. Farida juga mengingatkan para lulusan agar berani memiliki cita-cita dan menjadikannya sebagai arah dalam perjalanan kehidupan.

“Jika kita memiliki mimpi, maka kita memiliki kompas. Mimpi akan memberi arah ke mana kita akan menuju,” tuturnya.

Ia berharap para wisudawan UNM tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang adaptif, terus belajar, serta memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Pengukuhan 1.000 wisudawan pada periode ini menegaskan kembali komitmen UNM dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Reporter: Inna Syahra Qonitati

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *