
BIOma – Himpunan Peneliti dan Pendidik Biologi Indonesia (HPPBI) bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar dan Universitas Muhammadiyah Pare-Pare telah melaksanakan Webinar Biologi. Adapun tema dari kegiatan webinar ini yaitu “Implementasi Kurikulum Merdeka: Tantangan atau Harapan?” Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Pare-Pare dan dilaksankan pula via zoom meeting dan youtube, Minggu (05/03).
Kegiatan webinar ini bertujuan untuk membantu pengembangan kompetensi pendidik dan penelitian salah satunyan pengembangan kompetensi dalam hal publikasi. Luaran kegiatan ini berupa prosiding atau jurnal yang terakreditasi. Kegiatan ini dihadiri oleh pemakalah, peserta maupun dosen-dosen dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua HPBI Sulawesi Selatan, Andi Asmawati Aziz menyampaikan sambutan mengenai arti dan tujuan dari organisasi HPBI itu sendiri.
“HPBI itu besar karena mengapa bisa besar jumlahnya karena ini merupakan salah satu organisisai biologi yang menghimpun guru biologi, pengajar, dan peneliti dihimpun di HPBI, ini salah satu keunikan dari HPBI dan kita bisa memiliki peluang bagaimana meningkatkan pembelajaran biologi di Indonesia,” ungkapnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Pare-Pare, M. Nasir menyampaikan harapan sekaligus membuka kegiatan webinar ini.
“Harapan saya apakah itu di kurikulum perguruan tinggi atau yang ada di sekolah, biologi ini kita integrasikan dengan Al-Quran dan Al-Hadis. Saya percaya apapun yang dihasilkan HPPBI akan memberikan dampak positif dan diberkahi oleh Allah SWT.,” ujarnya.
Adapun salah satu narasumber Ninik Kristiani menyampaikan pengantar materi seminar biologi tentang kurikulum.
“Kurikulum itu akan bisa kita lakukan ketika kita sebagai pelaku kurikulum itu sendiri, jika kurikulum itu masih dipandang sebagai dokumen maka setiap ada perubahan kurikulum kita akan bingung,” tuturnya.
Reporter : Yaumil Maghfirah Armas
![]()
