BEM UNM Gelar Aksi Serentak, Soroti Isu Pelanggaran HAM dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah

Suasana aksi BEM UNM bertajuk “Makassar Berisik: Adili Pelanggar HAM” di Fly Over Makassar, Senin (06/04) (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (BEM UNM) menggelar aksi serentak bertajuk “Makassar Berisik: Adili Pelanggar HAM” pada Senin (06/04). Aksi ini melibatkan mahasiswa dari berbagai elemen dan dilaksanakan di dua titik, yakni Kampus I UNM sebagai titik kumpul pada pukul 09.00 WITA dan Fly Over sebagai titik aksi yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WITA.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap berbagai persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian yang adil, khususnya terkait kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Selain itu, massa aksi juga menyuarakan sejumlah isu turunan yang dianggap mendesak untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Koordinator lapangan aksi, Nurul Qalam, menjelaskan bahwa isu yang diangkat dalam aksi ini berangkat dari keresahan terhadap penegakan hukum yang dinilai belum berpihak pada keadilan.

“Isu yang kami angkat ini terkait bagaimana negara Republik Indonesia betul-betul harus mengadili segala bentuk yang melanggar HAM. Dari kasus Andrie Yunus, perlu belajar bahwa siapapun mereka, urgensinya adalah harus betul-betul diadili seadil-adilnya dan sekeras-kerasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aksi yang dilakukan bukanlah yang pertama dan akan terus berlanjut sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah agar melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

“Aksi ini bukan aksi yang pertama, tapi aksi yang akan kami lakukan terus-menerus untuk bagaimana betul-betul memberikan evaluasi kepada pemerintah. Karena sampai detik ini banyaknya problematika atau permasalahan yang terjadi, khususnya di negara Republik Indonesia. Jadi bukan hanya persoalan HAM, akan tetapi persoalan-persoalan penembakan, persoalan kebijakan yang hadir di rezim Prabowo-Gibran ini harus betul-betul dievaluasi,” tambahnya.

Melalui aksi ini, BEM UNM berharap agar pemerintah dapat lebih serius dalam menangani kasus pelanggaran HAM serta melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum berpihak pada masyarakat. Aksi ini juga menjadi bentuk konsolidasi mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi secara kolektif di ruang publik.

Reporter : Inna Syahra Qonitati & Ailga Nurhafizah

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *