Dosen FMIPA UNM Lolos Hibah DPPM Kemendiktisaintek 2026, Puluhan Judul Penelitian dan Pengabdian Didanai

Poster capaian dosen FMIPA UNM dalam hibah DPPM 2026 (Doc. LPM BIOma)

BIOma—Pimpinan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang berhasil meraih pendanaan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti meningkatnya kualitas riset dan pengabdian di lingkungan akademik.

Berdasarkan data yang dirilis melalui akun resmi Instagram @fmipaunm, tercatat sebanyak 37 judul penelitian dan 21 judul pengabdian kepada masyarakat dari dosen FMIPA UNM berhasil memperoleh pendanaan.

Secara keseluruhan, kontribusi FMIPA dalam tingkat universitas tergolong kompetitif. Dari total 85 proposal penelitian yang didanai di Universitas Negeri Makassar, FMIPA menyumbang sekitar 44%. Sementara pada skema pengabdian kepada masyarakat, dari 86 proposal yang lolos, FMIPA berkontribusi sebesar 24%.

Ragam judul penelitian yang didanai mencerminkan luasnya spektrum keilmuan dan inovasi. Fokus riset meliputi pengembangan teknologi ramah lingkungan, inovasi di bidang pendidikan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan. Selain itu, terdapat pula penelitian berorientasi hilirisasi, seperti pengembangan pupuk organik, teknologi indikator kesegaran berbasis kitosan, serta inovasi yang menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.

Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, program yang didanai didominasi oleh pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Beberapa tema utama yang diangkat antara lain:

  1. Pengolahan limbah jagung berbasis ekonomi sirkular
  2. Penguatan literasi lingkungan masyarakat perkotaan
  3. Transformasi pemasaran produk lokal berbasis digital
  4. Pemberdayaan kelompok tani melalui teknologi pertanian
  5. Pengembangan ekonomi hijau dan desa mandiri pangan

Berbagai program tersebut menunjukkan komitmen dosen FMIPA UNM dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat peran akademisi sebagai agen perubahan sosial.

Capaian ini juga menjadi indikator penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang terus berkembang secara kualitas dan relevansi.

Reporter: Az Zahra Mim Nur Qalbiyah

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *