FMIPA UNM Tetapkan Wisudawan Terbaik Jurusan Biologi Periode November 2025

Wisudawan Terbaik Jurusan Biologi Periode November 2025 (Doc. Ist)

BIOma – Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar Wisuda Periode November 2025 yang dilaksanakan di Pelataran Menara Phinisi, Senin (19/11). Sebanyak 1.000 wisudawan resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat. Dalam momen tersebut, turut diumumkan para wisudawan terbaik dari berbagai tingkat akademik, mulai dari fakultas hingga program studi.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Jurusan Biologi kembali mencatatkan dua nama mahasiswa berprestasi. Dinda Mutia dari Program Studi Biologi Sains dan Arya dari Program Studi Pendidikan Biologi berhasil meraih gelar wisudawan terbaik di program studi masing-masing.

Dinda Mutia merampungkan masa studinya dalam 4 tahun 1 bulan dengan IPK 3,51. Sementara itu, Arya menyelesaikan masa studi dalam 4 tahun 1 bulan dengan capaian IPK 3,80, yang mengantarkannya meraih predikat lulusan terbaik Pendidikan Biologi.

Keduanya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian tersebut. Dinda mengaku tidak pernah menyangka akan mendapatkan predikat mahasiswa terbaik.

“Saya sangat bersyukur dan bangga dengan diri sendiri, sekaligus tidak menyangka bisa terpilih menjadi mahasiswa terbaik prodi Sains,” ujarnya.

Senada dengan itu, Arya juga mengungkapkan kebahagiaan dan rasa bangganya setelah melalui proses panjang selama kuliah.

“Alhamdulillah, tentunya saya merasa bersyukur dan bangga. Awalnya tidak menargetkan hal tersebut, pencapaian ini hanyalah bonus atas semua proses yang telah saya jalani,” tuturnya.

Keduanya turut membagikan tips dan strategi belajar yang membantu mereka meraih prestasi. Dinda menekankan pentingnya konsistensi dalam mencatat dan mempelajari kembali materi kuliah, serta memperkaya wawasan dari berbagai sumber.

“Catat materi kuliahnya dan pelajari kembali. Jangan lupa cari materi tambahan dari e-book atau video pembelajaran. Kurangi sistem ‘kebut semalam’, dan yang paling utama berdoa sebelum belajar,” jelasnya.

Sementara itu, Arya menyoroti pentingnya belajar dari berbagai tempat, tidak hanya di ruang kuliah.

“Jangan hanya belajar di bangku perkuliahan. Banyak ilmu di luar yang bisa kita pelajari, seperti organisasi, membaca, dan mengembangkan soft skill. Belajar itu bukan hanya untuk nilai tinggi, tapi membentuk pola pikir dan mengimplementasikan ilmu,” ungkapnya.

Terkait manajemen waktu, Dinda yang tidak mengikuti organisasi menyampaikan bahwa ia tidak memiliki tips khusus dalam membagi waktu antara organisasi dan akademik. Berbeda dengan Dinda, Arya yang aktif berorganisasi membagikan strateginya.

“Akademik harus jadi prioritas utama. Biasanya saya mencatat apa saja yang harus dikerjakan di hari itu, lalu memprioritaskan kegiatan yang paling penting agar waktu terpakai maksimal,” jelas Arya.

Ketika ditanya tentang rencana setelah kelulusan, keduanya memiliki arah yang berbeda namun tetap berorientasi pada peningkatan kualitas diri. Dinda berencana menambah pengalaman kerja sebelum melanjutkan studi.

“Setelah lulus, saya ingin mencari pengalaman kerja untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas jaringan profesional. Setelah itu baru melanjutkan studi S2,” ujarnya.

Sementara itu, Arya berencana bekerja sebagai freelance fotografer sebelum kembali melanjutkan studinya.

“Rencananya saya ingin kerja dulu sebagai freelance fotografer, dan jika diberi kesempatan nanti ingin melanjutkan studi S2,” pungkasnya.

Prestasi Dinda Mutia dan Arya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berproses, berjuang, dan mengembangkan potensi mereka, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Reporter: Haryani

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *