Kenali Wisudawan Terbaik Jurusan Biologi Periode Agustus 2025

Wisudawan terbaik (Doc. Ist)

BIOma – Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar prosesi wisuda periode Agustus 2025 di pelataran Menara Phinisi UNM. Sebanyak 1.080 lulusan resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat. Momen ini menjadi ajang apresiasi terhadap capaian akademik para mahasiswa, termasuk pengumuman wisudawan terbaik dari berbagai program studi, Senin (21/08).

Jurusan Biologi mencatat dua nama mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik. Mereka adalah Novi Awudinda dari Program Studi Biologi Sains dan Fajri Umamah Devany dari Program Studi Pendidikan Biologi. Keduanya menuntaskan studi dalam waktu 3 tahun 11 bulan dengan raihan IPK yang membanggakan. Novi Awudinda meraih IPK 3,59, sementara Fajri Umamah Devany memperoleh IPK 3,64 dengan predikat cumlaude.

Novi Awudinda menyampaikan rasa syukur mendalam. Ia memandang pencapaian ini sebagai penutup manis dari perjalanan studinya yang penuh perjuangan.

“Pastinya bersyukur bisa diberikan kesempatan untuk hal tersebut” ungkapnya.

Senada dengan itu, Fajri Umamah Devany juga mengaku sangat bangga bisa mewakili wisudawan prodi pendidikan biologi sebagai wisudawan terbaik. Ia juga tidak menyangka bisa berada di posisi tersebut.

“Perasaan itu awalnya tidak menyangka, tetapi ini mungkin hadiah dari Allah SWT. atas kerja keras dan do’a yang selama ini saya lakukan, serta dukungan orang-orang yang ada di sekitar saya terutama orang tua, kerabat, dan teman-teman,” tuturnya.

Keduanya memiliki pendekatan yang berbeda tentang tips belajar. Novi Awudinda menekankan pentingnya mengenali gaya belajar pribadi dan menjaga konsistensi. Ia terbiasa membuat ringkasan materi secara mandiri.

“Mengenai tips, mungkin tidak ada tips tertentu, intinya ada kemauan kemudian eksekusi,” ucap Novi Awudinda.

Sementara itu, Fajri Umamah Devany percaya bahwa kunci keberhasilannya adalah fokus dan keterlibatan hati dalam proses pembelajaran.

“Untuk belajar efektif, pastikan diri siap dan sehat, fokus saat belajar, serta jangan menunda sampai mendekati waktu ujian. Belajarlah jauh-jauh hari dan banyak bertanya kepada dosen atau teman yang paham materi,” ungkapnya.

Membagi waktu antara akademik dan organisasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya. Novi Awudinda dan Fajri Umamah Devany mengaku selalu menjadikan akademik sebagai prioritas utama, namun tetap menyadari bahwa keterlibatan dalam organisasi memberikan ruang penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan soft skill. Dengan manajemen waktu yang baik, ia selalu berupaya menjalankan keduanya secara seimbang.

Reporter: Alifah Zakia Syam & Resky Aulia. R

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *