Mahasiswa FMIPA UNM Bedah Peluang KKN Internasional di Jepang Bersama Alumni

Bincang Santai Sore bersama Alumni Via Zoom Meeting (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar sesi bincang virtual  bertajuk “Santai Sore Bareng Kak Tenri”. Acara ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk membedah peluang serta persiapan matang menuju program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Jepang, Minggu (19/04).

Hadir sebagai narasumber utama, Nurhikmah Tenripada, alumni Biologi FMIPA UNM yang kini menempuh studi S3 di Hiroshima University, memberikan gambaran mendalam mengenai karakteristik program yang lebih menyerupai kerja sukarela.

Dalam pemaparannya, Tenri menjelaskan bahwa kegiatan akademik di Jepang sangat kontras dengan pola belajar di tanah air karena dominasi budaya riset yang mencapai 70% kerja laboratorium.  Terkait hal tersebut, ia menekankan betapa pentingnya bagi mahasiswa untuk memiliki perspektif yang lebih luas.

“Program KKN di Jepang ini unik karena berbasis volunteer work dengan porsi 70% kegiatan di laboratorium. Dengan terjun langsung ke lapangan, mahasiswa akan menyadari bahwa profesionalisme dalam riset mampu membuka mata kita bahwa batasan ilmu pengetahuan itu sebenarnya sangat luas,” ungkapnya.

Namun, peluang emas ini menuntut persiapan administratif dan akademik yang tidak main-main. Selain syarat IPK tinggi dan portofolio kegiatan volunteer, mahasiswa juga harus menguasai etika komunikasi profesional saat menghubungi profesor di Jepang. Tenri mengingatkan bahwa proses ini adalah ujian mentalitas bagi para calon peserta.

“Menembus kancah internasional bukan sekadar soal administrasi, melainkan tentang persiapan panjang dan semangat yang konsisten. Dibutuhkan kombinasi antara kualifikasi akademik yang mumpuni, etika komunikasi yang profesional, serta kemandirian untuk bisa membawa nama almamater ke level dunia,” tegasnya

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan diskusi interaktif serta kuis yang membedah teknis wawancara dan pelaporan. Bincang santai ini menjadi langkah konkret FMIPA UNM untuk membekali mahasiswanya dengan strategi riset yang matang, agar persiapan menuju Jepang tidak lagi sekadar rencana, melainkan target yang terukur.

Reporter: Nisharieva Filani

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *