Ngopi Edisi Bedah Buku: Membincang Apatisme Bersama Penulis Muhammad Ryaas Risyadi

Bedah Buku (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melaksanakan program rutin Ngobrol Perkara Ilmu (Ngopi), Rabu, (20/08). Kegiatan ini digelar di pelataran Gedung Science Square FMIPA UNM, dengan menghadirkan Muhammad Ryaas Risyadi selaku pembicara dan penulis buku “Apatis: The Matter of Apathys in Life”.

Acara yang dipandu oleh Mushaddiq selaku moderator ini dihadiri oleh mahasiswa Jurusan Biologi serta jajaran pengurus HMJ Biologi FMIPA UNM. Bedah buku ini menjadi ruang diskusi terbuka mengenai tema apatisme, yang dalam karya Ryaas dikaji melalui sudut pandang keseharian, refleksi diri, dan fenomena sosial di kalangan generasi muda.

Ryaas menjelaskan proses penulisan buku tersebut serta tantangan yang dihadapinya, salah satunya terkait dengan menjaga konsistensi dalam menulis.

“Saya menargetkan untuk menyelesaikan setidaknya satu halaman setiap hari. Ada kalanya lebih, tergantung bagaimana kondisi dan alurnya berjalan,” ungkapnya.

Diskusi semakin menarik saat salah satu peserta menanyakan apakah beliau pernah merasa insecure terhadap karyanya, terutama berkaitan dengan respons pembaca.

Menanggapi hal tersebut, ia menyampaikan bahwa rasa tidak percaya diri merupakan hal yang wajar dialami oleh siapa saja, termasuk penulis.

“Saya pun pernah merasa demikian. Menulis sesuatu dan mempertanyakan apakah akan ada yang membaca. Tapi bagi saya, perasaan itu bagian dari proses yang manusiawi,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias memberikan tanggapan serta pertanyaan, yang menggambarkan perhatian terhadap isu yang diangkat dalam buku.

Beberapa peserta juga menyampaikan bahwa diskusi seperti ini memberikan ruang baru untuk menyadari bagaimana sikap apatis bisa muncul secara halus dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Ngopi edisi bedah buku ini ditutup dengan suasana hangat dan reflektif. Penyelenggara menyampaikan harapan agar ruang diskusi seperti ini dapat terus berlanjut dengan topik-topik yang dekat dengan dinamika kehidupan mahasiswa.

Reporter: Fadillah Azzahra

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *