BIOma – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menghentikan sementara operasional lift Menara FMIPA UNM. Kebijakan ini diambil demi pemeliharaan berkala serta perbaikan komponen lift guna menjamin keamanan dan kenyamanan para pengguna.
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Nomor 8199/UN36.1/TU/2026 yang dirilis pada Senin (19/10), pihak fakultas mengimbau seluruh sivitas akademika untuk beralih menggunakan tangga selama proses perbaikan berlangsung.
Penghentian sementara ini menuai beragam tanggapan dari para mahasiswa. Sebab, lift merupakan fasilitas vital pendukung mobilitas harian, terutama bagi mereka yang memiliki jadwal kuliah maupun urusan administrasi di lantai-lantai atas.
Salah seorang mahasiswa berinisial M menilai bahwa perbaikan ini memang langkah penting demi keselamatan bersama. Meski demikian, ia tidak menampik adanya dampak negatif terhadap kelancaran mobilitas mahasiswa.
“Menurut saya dampaknya tidak terlalu besar karena ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Namun, dampak negatifnya tetap ada, khususnya bagi mahasiswa yang perlu mengurus administrasi kuliah atau urusan lain di lantai atas. Dalam kondisi seperti itu, keberadaan lift sangat penting untuk mempermudah mobilitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, M menyayangkan jadwal perbaikan yang bertepatan dengan hari efektif perkuliahan. Menurutnya, pemeliharaan fasilitas idealnya dilakukan saat masa libur agar tidak mengganggu dinamika di kampus.
“Cukup mengganggu, karena seharusnya perbaikan dilakukan saat hari libur kuliah ketika aktivitas kampus sedang minim. Jadi, saya rasa pemilihian waktunya kurang tepat karena berbenturan dengan aktivitas mahasiswa,” ungkapnya.
M pun berharap pihak fakultas rutin memeriksa kelayakan fasilitas lift misalnya setiap enam bulan sekali serta lebih bijak memilih waktu pemeliharaan agar tidak menghambat kegiatan akademik.
Tanggapan berbeda datang dari mahasiswa lain berinisial A.S. Ia menyambut positif langkah pemeliharaan tersebut dan mengapresiasi perhatian fakultas terhadap perawatan fasilitas kampus.
“Menurut saya, langkah pemeliharaan lift ini hal yang positif dan patut diapresiasi. Perawatan fasilitas kampus memang sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan sivitas akademika,” tuturnya.
A.S mengaku tidak terlalu terdampak oleh situasi ini karena tidak setiap hari berada di kampus. Meski demikian, ia memahami kesulitan yang dirasakan rekan-rekannya yang beraktivitas di lantai atas.
“Bagi mahasiswa yang setiap hari beraktivitas di Menara FMIPA terutama di lantai atas kondisi ini tentu jadi tantangan tersendiri karena harus naik-turun tangga. Namun di sisi lain, ini juga bisa diartikan sebagai kesempatan untuk lebih banyak bergerak dan berolahraga,” jelasnya.
A.S berharap proses pengerjaan dapat segera rampung dengan tetap memprioritaskan standar keselamatan. Ia juga menyarankan agar fakultas menyampaikan informasi transparan mengenai perkembangan perbaikan beserta estimasi waktu penyelesaikannya.
“Harapan saya, semoga pemeliharaan lift ini cepat selesai dengan tetap mengutamakan keselamatan. Ke depannya, perbaikan berkala perlu terus dilakukan agar potensi kerusakan bisa diantisipasi lebih awal,” harapnya.
Ia menambahkan, pembaharuan informasi secara berkala sangat penting agar mahasiswa dapat mengantisipasi dan menyesuaikan aktivitas mereka selama lift belum dapat beroperasi kembali.
Reporter: Resky Dwi Ramadhani
![]()

