BIOma — Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan topik terkait biologi molekuler dan bioteknologi. Kegiatan ini mengangkat tema “Cancer and Ageing Modulation through Bioactive Metabolites Derived from Indonesian Biodiversity”, kegiatan berlangsung secara luring di Gedung Dekanat FMIPA UNM Lantai 12, Selasa (09/12).
Kuliah tamu ini menghadirkan Prof. Anom Bowolaksono, Ketua Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia, sebagai narasumber utama. Acara dipandu oleh Ibu Erona Wafaretta dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, selaku civitas akademika FMIPA UNM.
Berdasarkan tema yang diangkat, Ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pusat keanekaragaman hayati terbesar di dunia (mega-biodiversity country), sehingga memiliki potensi luar biasa dalam penemuan metabolit bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam terapi kanker dan modulasi proses penuaan.
“Indonesia berada di hotspot biodiversitas dunia. Keragaman hayati kita tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga menjadi sumber penting metabolit bioaktif yang berpotensi dikembangkan sebagai agen antikanker dan antipenuaan,” ungkapnya.
Prof. Anom menekankan bahwa metabolit yang berasal dari tumbuhan, mikroorganisme, dan organisme laut Indonesia menyimpan senyawa aktif yang mampu menekan kerusakan sel, menghambat inflamasi kronis, serta memodulasi jalur molekuler yang terkait dengan penuaan biologis.
Menurutnya, penuaan biologis dapat berbeda dari penuaan fisiologis, di mana beberapa individu mengalami percepatan penuaan di tingkat seluler akibat kerusakan DNA, inflamasi, dan ketidakstabilan genom.
Kegiatan ini juga mencakup agenda penandatanganan kerja sama antara Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar dan Depertemen Biologi Universitas Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi penguatan kolaborasi akademik antara kedua fakultas.
Agenda penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Prof. Suwardi Annas, selaku Dekan FMIPA Universitas Negeri Makassar, dan Prof. Anom Bowolaksono, mewakili Departemen Biologi Universitas Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan memperluas peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, dan pengembangan program bersama dalam bidang biologi.
Reporter: Putri Nanda Utami & Nurul Humairah
![]()

