BIOma – Kawasan Hutan Bukit Batu Tabir, Desa Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau menjadi lokasi penemuan puluhan bunga rafflesia yang tengah bermekaran. Penemuan ini menjadi catatan istimewa karena wilayah Anambas sebelumnya belum pernah tercatat sebagai habitat rafflesia. Kehadiran bunga tersebut langsung membuka informasi baru mengenai persebaran tanaman langka ini di Indonesia.
Laporan dari mongabay.co.id menyebutkan bahwa peneliti menemukan sedikitnya 25 titik pertumbuhan rafflesia di kawasan hutan tersebut. Keberadaan bunga dalam jumlah banyak pada satu lokasi menunjukkan bahwa habitat di kawasan itu masih mendukung pertumbuhan rafflesia secara alami.
Situs www.tempo.co, mengabarkan bahwa hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sebagian bunga yang ditemukan merupakan spesies Rafflesia hasseltii. Spesies ini termasuk salah satu jenis rafflesia langka yang sebelumnya lebih banyak ditemukan di wilayah Sumatra. Penemuan populasi baru tersebut dinilai penting untuk menambah data ilmiah mengenai persebaran rafflesia di Indonesia.
Artikel di www.inikepri.com, memuat informasi bahwa kemunculan puluhan rafflesia didukung oleh kondisi hutan yang masih terjaga dengan baik. Lingkungan yang lembap serta keberadaan tanaman inang memungkinkan bunga parasit ini tumbuh dan berkembang secara alami. Fenomena tersebut sekaligus menunjukkan tingginya potensi keanekaragaman hayati yang masih tersimpan di Kepulauan Anambas.
Penemuan populasi baru Rafflesia hasseltii tidak hanya memperkaya data biodiversitas Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai habitat berbagai spesies langka. Dengan upaya konservasi yang berkelanjutan, keberadaan rafflesia di Anambas diharapkan dapat terus lestari dan menjadi aset alam yang berharga bagi generasi mendatang.
Reporter: RM 7
![]()

