Fenomena El Nino Percepat Penyebaran Kebakaran Hutan dan Lahan

Fenomena El Nino (Doc. Int)

BIOma – Fenomena El Nino turut mempercepat penyebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca yang semakin kering membuat lahan lebih mudah terbakar dan api lebih cepat merambat.

Informasi dari cnnindonesia.com, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) mengungkapkan bahwa El Nino menjadi salah satu faktor yang mempercepat kebakaran hutan dan lahan. Kondisi kering akibat fenomena tersebut membuat risiko kebakaran semakin tinggi.

Fenomena El Nino bahkan disebut sebagai “Godzilla” karena intensitasnya yang sangat kuat. Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa sekitar 107.000 hektare lahan telah hangus akibat kebakaran, sebagaimana dilansir dari news.schoolmedia.id.

Sementara itu, berdasarkan sumber news.detik.com, Menko Polkam mengungkapkan bahwa sekitar 107 ribu hektare lahan terbakar. El Nino disebut mempercepat perambatan api sehingga kebakaran menjadi lebih sulit dikendalikan.

Kondisi cuaca yang kering menyebabkan vegetasi dan lahan kehilangan kelembapan. Akibatnya, api dapat lebih mudah menyebar, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut atau vegetasi yang mudah terbakar.

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menangani karhutla, mulai dari pemantauan titik api hingga pemadaman di lokasi yang terdampak. Koordinasi antarinstansi juga diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas.

Masyarakat turut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran, khususnya selama kondisi cuaca kering akibat El Nino

Reporter: Ailga Nurhafiza

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *