Anak Kost Wajib Tahu, Bahaya Mengonsumsi Junk Food Berlebihan

Contoh Junk Food (Doc. Int)

Bioma – Mahasiswa dengan jadwal yang padat seringkali memilih makanan instan yang praktis, namun kurang memperhatikan kandungan gizi. Padahal, konsumsi makanan instan berlebih dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius.

Salah satu makanan instan yang seringkali dikonsumsi mahasiswa terutama yang tinggal di kost yaitu Junk food, karena praktis dan cepat saji. Namun, kualitas kandungannya tidak begitu baik, serta produksinya yang tidak terjamin sehingga beresiko bagi kesehatan tubuh kita.

Dilansir dari halodoc.com, ada beberapa dampak mengonsumsi junk food secara berlebihan untuk kesehatan, antara lain sebagai berikut.

1. Memperpendek daya ingat
Mengonsumsi junk food selama lima hari berturut-turut dapat menurunkan kemampuan otak dalam berpikir dan mengingat. Gula dan lemak yang dapat menjadi penyebab gangguan memori. Nah, mengonsumsi makanan yang tinggi gula dan lemak diduga dapat merusak memori hippocampal.

2. Kecanduan
Junk food ternyata dapat membuat kecanduan. Saat kecanduan, akan sulit untuk mengontrol nafsu makan. Junk food merangsang sistem di otak dengan cara yang mirip dengan obat-obatan adiktif, seperti kokain.

3. Mood swing
Mood swing alias perubahan mood secara tiba-tiba pun akan terjadi. Saat mengonsumsi cupcake, kadar gula dalam tubuh akan meningkat dan menimbulkan perasaan bahagia. Namun, saat efeknya hilang, semua kesenangan hilang dan berganti hampa.

Dikutip dari detik.com, adapun beberapa efek samping terlalu sering mengonsumsi junk food, antara lain sebagai berikut:

1. Serangan jantung
Serangan jantung adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh junk food. Hal ini disebabkan karena junk food memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Oleh karena itu, mengonsumsi junk food secara berlebihan akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

2. Darah tinggi
Junk food juga dapat menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi dan meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Hal ini bisa terjadi karena makanan cepat saji mengandung garam atau natrium yang tinggi.

3. Gangguan pencernaan
Pencernaan di tubuh dapat terganggu jika terlalu sering mengonsumsi junk food. Hal ini disebabkan karena rata-rata junk food tidak memiliki kandungan serat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencerna makanan. Gangguan pencernaan yang dimaksud seperti sembelit atau kembung.

4. Kurang gizi
Seperti yang sudah diketahui, junk food tidak bisa mencukupi kandungan gizi atau vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Kebanyakan junk food hanya memiliki kandungan kalori, lemak, gula, dan karbohidrat yang tinggi. Jika dibiarkan, kekurangan gizi dapat menghambat pertumbuhan manusia.

Reporter: Nur Hijrah Jufri

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *