IKA FMIPA UNM Gelar Webinar, Alumni Berbagi Tips Beasiswa PMDSU dan Studi Lanjut

Webinar IKA FMIPA UNM, Persiapan Lanjut Studi dan Peluang Karir (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar webinar bertema “Persiapan Studi Lanjut dan Peluang Karier”. Kegiatan ini dipandu oleh dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, Indah Sri Hastuti, dan diikuti oleh alumni, mahasiswa, serta calon wisudawan FMIPA UNM periode Juni 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (10/06).

Webinar ini menghadirkan narasumber Alfian Mubarok, alumni Program Studi Biologi FMIPA UNM yang saat ini sedang menempuh studi doktoral (S3) Ilmu Pertanian di Universitas Sumatera Utara melalui Program Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Alfian juga dikenal sebagai penerima berbagai beasiswa prestisius serta memiliki pengalaman riset internasional, termasuk di Tottori University, Jepang.

Dalam sambutannya, Indah Sri Hastuti menyampaikan bahwa tema webinar tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, ketika dunia pendidikan dan dunia kerja semakin kompetitif. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki strategi yang tepat untuk mempersiapkan masa depan, baik melalui studi lanjut maupun pengembangan karier profesional.

“Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mendapatkan gambaran yang jelas mengenai strategi meraih beasiswa serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan materi, Alfian membagikan perjalanan akademiknya sejak masa sekolah hingga berhasil memperoleh beasiswa PMDSU. Ia menjelaskan bahwa berbagai pencapaian yang diraihnya tidak terlepas dari keterlibatan aktif dalam kegiatan akademik, organisasi, penelitian, serta kemauan untuk terus mengembangkan diri.

“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman bahwa kita berhak dan layak untuk mendapatkan beasiswa, baik beasiswa dalam negeri maupun luar negeri,” tuturnya.

Alfian menjelaskan bahwa PMDSU merupakan program percepatan pendidikan pascasarjana yang memungkinkan mahasiswa menempuh jenjang magister dan doktor secara terintegrasi dalam waktu empat tahun. Program tersebut dihadirkan pemerintah untuk meningkatkan jumlah doktor di Indonesia yang saat ini masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara lain.

“Teman-teman tidak perlu terlalu khawatir tentang biaya selama studi karena fokus utama kita adalah mengembangkan kemampuan akademik dan penelitian,” jelasnya.

Calon pendaftar disarankan untuk memahami seluruh persyaratan administrasi, mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, menyusun curriculum vitae akademik yang baik, serta berkomunikasi sejak awal dengan calon promotor. Di sesi diskusi, Alfian yang telah menghasilkan puluhan publikasi ilmiah terindeks Scopus juga menekankan pentingnya keterlibatan dalam proyek riset untuk meningkatkan produktivitas publikasi bagi civitas akademika.

“Beasiswa itu bukan hanya soal keberuntungan, tetapi soal persiapan yang matang. Karena itu, berikan yang terbaik dalam setiap proses seleksi,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Alfian mengajak para calon wisudawan untuk segera menentukan langkah setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, baik memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi. Ia menekankan bahwa setiap pilihan memerlukan persiapan yang matang dan sikap optimis dalam menghadapi tantangan.

“Ketika teman-teman sudah menentukan tujuan, maka persiapkan dengan baik. Jangan berkecil hati karena masih ada waktu untuk terus belajar dan memperbaiki diri,” pesannya.

Webinar ini memberikan gambaran riil bagi mahasiswa dan alumni FMIPA UNM dalam memetakan langkah pascakampus. Lewat rekam jejak yang dibagikan narasumber, matangnya persiapan dokumen administratif serta keterlibatan dalam proyek riset sejak bangku kuliah terbukti menjadi penentu utama untuk menembus beasiswa kompetitif.

Reporter: RM 3

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *