BIOma – Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Guest Lecture bertajuk Biodegradation of Plastic and Toxic Element Contamination in Asian Coastal Ecosystems, bertempat di Science Convention Hall FMIPA UNM, pada Selasa (27/10).
Kegiatan ini menghadirkan Assistant Professor dari Planetary Health and Innovation Science (PHIS), IDEC, Hiroshima University, Jepang, Nguyen Van Thinh, sebagai pemateri, dengan Christina Aryani Pada Soa, sebagai moderator.
Nguyen Van Thinh dalam pemaparannya membahas permasalahan pencemaran plastik di ekosistem pesisir Asia serta potensi biodegradasi sebagai salah satu pendekatan untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Ia menjelaskan bahwa setiap jenis plastik memiliki karakteristik dan kemampuan biodegradasi yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian terhadap berbagai jenis polimer diperlukan untuk memahami proses penguraiannya serta mengidentifikasi mikroorganisme yang berpotensi membantu proses tersebut.
Selain membahas biodegradasi plastik, materi yang disampaikan juga menyoroti potensi pemanfaatan bakteri dalam menguraikan polimer. Nguyen menjelaskan bahwa tidak semua jenis plastik dapat didegradasi oleh bakteri, sehingga pemilihan jenis polimer dan mikroorganisme menjadi bagian penting dalam penelitian biodegradasi.
Lebih lanjut, Nguyen menjelaskan bahwa bakteri yang menunjukkan kemampuan memanfaatkan polimer dapat diisolasi dan diidentifikasi menggunakan 16S rRNA untuk mengetahui genus atau jenis bakteri. Penelitian selanjutnya juga dapat diarahkan untuk mengetahui enzim yang dihasilkan oleh bakteri serta perannya dalam proses pemecahan polimer.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta. Salah satu pertanyaan menyoroti kemungkinan munculnya persoalan baru dari proses biodegradasi, khususnya terkait produk sampingan yang dihasilkan selama proses tersebut. Nguyen menyebut bahwa produk sampingan tersebut berpotensi menjadi pencemar sekunder sehingga perlu diperhatikan dalam pengembangan teknologi biodegradasi.
“Produk samping dari biodegradasi berpotensi menjadi polutan sekunder di masa depan,” ungkapnya.
Pada kegiatan Guest Lecture, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan penelitian biodegradasi plastik serta berbagai tantangan dalam mengatasi pencemaran di ekosistem pesisir. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya penelitian ilmiah dalam mengembangkan pendekatan yang tepat untuk menangani permasalahan lingkungan, khususnya pencemaran plastik dan kontaminasi unsur beracun di kawasan pesisir Asia.
Reporter: Nur Dini Armiati Nur
![]()

