BIOma – Bunga anggrek, dengan pesona dan keunikannya, selalu berhasil menarik perhatian para peneliti dan pecinta alam. Kekayaan Flora Indonesia kembali bertambah dengan penemuan spesies baru dari genus anggrek, yang kali ini berasal dari Pulau Sulawesi. Penemuan ini merupakan kabar gembira bagi dunia botani, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia.
Ditinjau dari detik.com, para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi spesies anggrek baru yang ditemukan di Sulawesi. Spesies yang diberi nama ilmiah Aerides obyrneana ini dikenal oleh masyarakat lokal sebagai anggrek kuku macan.
Nama “Kuku macan” sendiri terinspirasi dari bentuk dagu bunga yang meliuk dan berujung runcing, menyerupai cakar atau kuku macan, seperti yang dijelaskan oleh peneliti BRIN, Destario Metusala.
Dikutip dari majalahhortus.com, anggrek ini memiliki bunga yang sangat menarik dengan kombinasi warna yang langka di genusnya. Sepal dan petalnya berwarna putih keunguan, sementara bibir bunganya berwarna kuning cerah kehijauan. Ukuran anggrek ini tidak terlalu besar, dengan tinggi batang berdaun sekitar 10-16 cm. Daunnya berseling memanjang seperti pita dengan bentang 4-13 cm.
Ditinjau dari kumparan.com, sebelum penemuan Aerides obyrneana, sudah ada lima spesies Aerides lain yang tercatat di Indonesia. Beberapa di antaranya, seperti Aerides odorata, tersebar luas di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Sementara itu, Aerides timorana adalah spesies endemik dari kawasan Nusa Tenggara. Dua spesies lainnya, A. huttonii dan A. inflexa, juga teridentifikasi di Sulawesi.
Dikutip dari kompas.com, meskipun memiliki keindahan yang memukau, anggrek kuku macan menghadapi ancaman serius di habitat alaminya. Distribusi alaminya yang terbatas menjadikan spesies ini sangat rentan. Oleh karena itu, para peneliti mengusulkan agar Aerides obyrneana dimasukkan ke dalam status konservasi kritis (Critically Endangered) menurut kriteria IUCN Redlist.
Penemuan anggrek kuku macan adalah bukti nyata kekayaan alam Indonesia yang masih menyimpan banyak misteri. Penemuan ini seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga komunitas pecinta anggrek, untuk melestarikan keindahan ini.
Reporter: Murniati
![]()

