FMIPA UNM Kembali Rusuh, Sejumlah Fasilitas Rusak

Salah Satu Kerusakan Fasilitas di FMIPA UNM (Doc. Ist)

BIOma – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menjadi lokasi bentrokan yang menyebabkan sejumlah fasilitas rusak. Insiden kali ini, menyebabkan kerusakan pada sekretariat Lembaga Kemahasiswaan (LK), Gedung Science Convention Hall dan ruangan kelas di beberapa jurusan, Jumat (07/08).

Peristiwa ini merupakan peristiwa kedua setelah insiden serupa menimpa FMIPA tepatnya di Jurusan Geografi dua pekan sebelumnya. Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.35 hingga menjelang 17.45 WITA, dengan suara ledakan kecil yang diduga berasal dari kembang api. Menurut saksi mata, bentrok terjadi antara mahasiswa FMIPA dan FBS.

Kepala UPT Keamanan UNM, Dahlan menyatakan bahwa OTK yang terlibat dalam kerusuhan diduga merupakan pelaku yang sama dengan kejadian sebelumnya. Sebanyak tujuh di antaranya diketahui tidak berstatus sebagai mahasiswa.

“Tadi itu, ada tujuh yang sudah jelas bukan mahasiswa. Mereka masuk menyerang FMIPA, kemudian ke FBS, setelah  itu mereka mundur. Aksi ini bukan aksi saling serang, tetapi hanya merusak fasilitas,” ungkapnya.

Informasi dari sulawesipos.com, akibat kejadian tersebut kerusakan terjadi di sejumlah titik fakultas kampus dan mengakibatkan sedikitnya 18 kaca jendela dipecahkan.

Dahlan juga menyampaikan adanya dugaan penggunaan sejumlah benda dalam penyerangan; di antaranya ketapel, busur, dan parang. Menurut keterangan pihak keamanan, benda-benda yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut telah diamankan. Setelah kejadian berlangsung, pihak keamanan terus memantau keamanan di lingkungan kampus, serta menyampaikan harapan agar oknum yang diduga membuat kerusuhan dapat ditindaklanjuti oleh pihak kampus dan kepolisian.

Menanggapi berulangnya kejadian tersebut, Dahlan berharap seluruh fakultas di kawasan Parangtambung dapat bersatu dalam mencegah terjadinya tindakan kriminal dan menjaga lingkungan kampus tetap kondusif.

“Saya berharap fakultas yang ada di Parangtambung ini bersatu melawan kriminal-kriminal kampus seperti itu. Kita masih seperti ini terus mengurusi yang begini, orang lain sudah mengurusi riset dan melakukan penelitian terbaik, kita masih mengurusi ini terus. Sedikit-sedikit ada chaos, sandiwara bentrok, & perusakan fasilitas” ujarnya.

Usai kejadian, pihak fakultas juga meminta mahasiswa agar tetap menjaga situasi tetap kondusif. Upaya menjaga keamanan kampus juga diperlukan agar kegiatan akademik, penelitian, dan aktivitas kemahasiswaan dapat berlangsung secara kondusif.

Reporter: Alvioni Marsela

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *