Jadwal Tak Menentu, Perkuliahan Merambah Malam dan Hari Libur

Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Perubahan jadwal perkuliahan yang dilakukan secara mendadak masih menjadi persoalan yang dirasakan oleh mahasiswa termasuk mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM). Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap efektivitas pembelajaran, waktu istirahat, hingga aktivitas organisasi maupun pekerjaan mahasiswa.

Informasi berdasarkan hasil survei yang melibatkan 108 mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM, mayoritas responden menyatakan bahwa pelaksanaan perkuliahan di luar jadwal resmi masih sering terjadi. Sebanyak 12 indikator yang diajukan, rata-rata penilaian responden berada pada kategori Setuju, 63,5% dan 8,7% menyatakan Sangat Setuju. Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan perkuliahan yang sesuai jadwal resmi serta perlunya pengaturan yang lebih baik terkait perubahan jadwal.

Hasil analisis survei menunjukkan bahwa perubahan jadwal secara mendadak memberikan dampak yang cukup besar terhadap aktivitas mahasiswa. Berkurangnya waktu istirahat, meningkatnya rasa lelah, bentroknya jadwal akademik dengan organisasi maupun pekerjaan, hingga menurunnya kondisi kesehatan menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan responden.

Salah seorang responden mengungkapkan bahwa perubahan jadwal yang tidak menentu membuat waktu istirahatnya terganggu dan berdampak pada kesehatannya.

“Perkuliahan di luar jadwal sangat mengganggu waktu istirahat dan waktu mengerjakan tugas saya. Saya bahkan sempat sakit. Harapan saya, pihak kampus dan dosen bisa lebih memperhatikan serta membatasi adanya perkuliahan di luar jadwal, apalagi pada malam hari,” ungkapnya.

Selain menyampaikan dampak yang dirasakan, mayoritas mahasiswa juga memberikan berbagai saran agar pelaksanaan perkuliahan dapat berlangsung lebih teratur. Responden berharap jadwal kuliah disusun secara konsisten sejak awal semester, menghindari perubahan mendadak, serta memberikan informasi lebih awal apabila terdapat kelas pengganti.

Salah seorang responden lainnya juga menilai bahwa konsistensi jadwal menjadi salah satu solusi agar kegiatan akademik tidak mengganggu aktivitas mahasiswa.

“Saran saya agar perkuliahan berjalan lebih teratur adalah dosen dan pihak kampus membuat jadwal yang konsisten, menghindari perubahan mendadak, serta memberikan informasi lebih awal jika ada kelas tambahan. Dengan begitu, mahasiswa dapat mengatur waktu belajar dan istirahat dengan lebih baik,” ujarnya.

Riset ini menunjukkan mahasiswa menuntut sistem penjadwalan perkuliahan yang teratur, transparan, dan konsisten. Jadwal yang ideal tidak hanya menunjang efektivitas belajar, tetapi juga menjaga kesejahteraan mahasiswa sehingga patut menjadi acuan evaluasi bagi jurusan dan fakultas dalam menyusun kebijakan akademik.

Reporter: Fatimah Azzahra

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *