Mulai Tahun Ajaran 2025/2026, Kemendikdasmen Terapkan Sistem Penjurusan di SMA

Ilustrasi Sistem Penjurusan di SMA (Doc. Int)

BIOma – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi mengumumkan perubahan besar dalam sistem pembelajaran nasional. Mulai tahun ajaran 2025/2026, skema belajar baru akan diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Salah satu perubahan utama adalah diberlakukannya kembali sistem penjurusan di tingkat SMA. Setelah sebelumnya dihapus dalam Kurikulum Merdeka, kini siswa kelas 10 akan kembali diminta memilih salah satu dari tiga jurusan: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), atau Bahasa.

Dilansir dari tempo.co, kebijakan ini diambil berdasarkan evaluasi terhadap Kurikulum Merdeka yang dinilai belum optimal dalam memfasilitasi pendalaman minat dan bakat siswa. Dengan penjurusan, siswa diharapkan dapat lebih fokus mengembangkan kemampuan sesuai rencana masa depan mereka.

Dikutip dari kompas.id, pada tingkat TK dan SD, pendekatan tematik tetap dipertahankan, namun akan mengalami penyesuaian konten agar lebih terstruktur dan seragam antar wilayah. Penilaian formatif menjadi fokus utama untuk menilai proses belajar siswa.

Sementara itu, jenjang SMP akan menerapkan pengenalan peminatan secara bertahap. Mulai kelas 8, siswa diberikan kesempatan memilih mata pelajaran pilihan sebagai persiapan menuju penjurusan di SMA.

Dilansir dari guruberdaya.org, implementasi kurikulum baru ini akan dimulai secara nasional pada tahun ajaran 2025/2026. Kemendikdasmen telah menyiapkan panduan teknis, pelatihan guru, serta penyusunan perangkat ajar yang sesuai untuk mendukung proses transisi di sekolah-sekolah.

Perubahan ini diharapkan dapat menjadikan sistem pendidikan Indonesia lebih adaptif dan terarah dalam menjawab tantangan masa depan. Para guru, siswa, dan orang tua diimbau untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini.

Reporter: RM 6

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *