HMJ Statistika FMIPA UNM Sukseskan Tiga Program Utama ANALISIS IX di Bangkeng Batu

Program Utama ANALISIS IX 2026 (Doc. Ist)

BIOma – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses merampungkan tiga program kerja utama dalam rangkaian Aksi Nyata Ilmiah Mahasiswa IX (ANALISIS IX). Ketiga program tersebut meliputi Pengembangan Ruang Literasi dan Akademik (PELITA), Pojok Terpadu, serta Pengembangan Wisata (PETA). Pelaksanaan pengabdian ini dipusatkan di Dusun Bangkeng Batu, Desa Pao, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Fokus perbaikan pada bidang pendidikan diwujudkan melalui program PELITA yang menyasar SD Inpres Bangkeng Batu. Mahasiswa Statistika FMIPA UNM secara langsung membenahi fisik bangunan perpustakaan, mengelompokkan buku bacaan, dan menyediakan perlengkapan literasi bagi peserta didik setempat. Peresmian fasilitas ini dilakukan langsung oleh Kepala SD Inpres Bangkeng Batu, Nurasiah, pada Jumat (24/07). Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita serta penempelan kertas berisi cita-cita peserta didik pada dinding perpustakaan sekolah.

Nurasiah selaku Kepala SD Inpres Bangkeng Batu menyampaikan apresiasinya atas inisiatif pembenahan ruang literasi tersebut.

“Kami di sekolah ini sangat berterima kasih dan bersyukur atas kedatangan adik-adik ke sini, karena sangat membantu untuk membenahi perpustakaan,” ujarnya.

Langkah pengabdian berlanjut pada sektor kesehatan masyarakat melalui peresmian Pojok Terpadu pada Sabtu (25/07). Program ini berfokus pada renovasi fasilitas Posyandu Mawar agar pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan lansia dapat berjalan lebih optimal. Warga, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan setempat menyambut antusias wajah baru sarana pelayanan kesehatan di kawasan pegunungan tersebut.

Ketua Posyandu Mawar, Siarah, mewakili warga setempat mengucapkan rasa terima kasihnya atas perubahan positif pada fasilitas kesehatan desa.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada adik-adik semua, karena kalianlah posyandu ini berubah menjadi lebih baik. Saya juga meminta maaf kalau warga di sini banyak yang tidak bisa hadir pada pagi atau siang hari karena sibuk bertani, tapi InsyaAllah untuk kegiatan malam hari warga bisa hadir,” ungkapnya.

Sektor pariwisata turut menjadi sasaran perbaikan melalui program PETA yang diresmikan pada Minggu (26/07). Mahasiswa mengambil peran sentral dalam perencanaan, penataan lokasi, pembangunan fasilitas pendukung, pengelolaan kebersihan, hingga strategi promosi digital untuk wisata Bangkeng Batu. Kepala Dusun Bangkeng Batu, Abd. Hamid Linta, meresmikan secara simbolis destinasi wisata baru yang menawarkan panorama lanskap pegunungan tersebut.

Ketua Umum HMJ Statistika FMIPA UNM, Zaldy, menaruh harapan besar agar destinasi wisata ini dapat terus beroperasi secara maksimal.

“Semoga peresmian tempat pariwisata ini menjadikan momentum bagi warga sebagai tempat yang nyaman. Harapannya, ke depan bisa menjadi salah satu tempat kunjungan oleh masyarakat luar,” tuturnya.

Apresiasi senada disampaikan oleh Kepala Dusun Bangkeng Batu atas dedikasi panitia pelaksana selama kegiatan berlangsung.

 “Kami sangat mendukung dan berterima kasih karena telah berkorban demi peningkatan wisata di Dusun Bangkeng Batu ini,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan ANALISIS IX HMJ Statistika FMIPA UNM ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara sivitas akademika dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah dari pelosok. Berakhirnya agenda pengabdian selama sepuluh hari tersebut diharapkan tidak menyurutkan pemanfaatan fasilitas yang ada, melainkan menjadi pijakan awal bagi kemandirian dan kemajuan warga Dusun Bangkeng Batu secara berkelanjutan.

Reporter: Nisharieva Filani

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *