BIOma – Tuatara merupakan reptil unik dari Selandia Baru yang termasuk hewan prasejarah yang masih bertahan sampai sekarang. Tuatara telah ditemukan sejak abad ke-19.
Hewan ini unik dan penting secara evolusi dikarenakan dapat bertahan hidup dengan beradaptasi dengan lingkungannya. Meskipun tampak seperti kadal berukuran sedang, tuatara sebenarnya adalah satu-satunya anggota Rhynchocephalia yang masih hidup, sekelompok hewan yang sukses, tersebar secara global, dan beragam secara ekologis selama Mesozoikum, bersama dengan dinosaurus.
Makhluk yang terisolasi selama jutaan tahun ini, telah berkembang secara berbeda dan dianggap sebagai fosil hidup. Tuatara memiliki diet yang beragam, termasuk serangga hingga burung laut, yang berkontribusi pada kemampuan adaptasi mereka.
Dilansir dari laman Kompas, Marc EH Jones, seorang Pakar Biologi Evolusi dari University College London, menyatakan bahwa variasi makanan memungkinkan tuatara untuk bertahan. Sayangnya, tuatara menghadapi ancaman kepunahan karena perburuan dan kerusakan habitat. Namun, upaya konservasi sedang dilakukan untuk melindungi spesies ini dan memastikan kelangsungan hidupnya.
Selain itu, ada beberapa fakta menarik tentang tuatara, yaitu (1) Tuatara adalah satu-satunya anggota yang masih hidup dari keluarga Sphenodontidae, (2l Tuatara dapat hidup hingga 100 tahun, (3) Tuatara adalah satu-satunya reptil yang memiliki telur berselaput, dan (4) Tuatara memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik yang membantu mereka melawan penyakit.
Tuatara adalah hewan yang luar biasa dan penting. Mereka adalah pengingat akan keanekaragaman hayati yang pernah ada di planet ini, dan mereka adalah simbol ketahanan alam. Kita semua harus melakukan bagian kita untuk melindungi tuatara dan memastikan kelangsungan hidup mereka untuk generasi mendatang.
Reporter: Chacha Cahyani & Mutia Aristya
![]()

