Mahasiswa Jurusan  Biologi FMIPA UNM Sabet Medali Internasional pada Ajang IWSC 2026

Raihan Medali pada Kegiatan International Walisongo Science Competition (IWSC) 2026 (Doc. LPM BIOma)

BIOma – Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil mengukir prestasi gemilang pada ajang International Walisongo Science Competition (IWSC). Kompetisi tingkat internasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk peserta dari luar negeri seperti Universitas Brunei. Sebanyak tujuh perwakilan UNM tersebut sukses memborong deretan medali pada kategori Olympiads.

Kategori Olympiads pada ajang ini terdiri atas tiga tahapan seleksi. Tahap pertama adalah babak penyisihan yang mengujikan soal-soal olimpiade berbahasa Inggris. Tahap kedua merupakan babak semifinal yang mewajibkan pembuatan proyek video. Tahap terakhir adalah babak final yang berisi presentasi dan sesi tanya jawab. Ketujuh delegasi Jurusan Biologi tersebut sukses menembus babak semifinal, dan empat di antaranya melaju hingga babak final.

Perolehan medali pada kompetisi ini mencakup dua Medali Emas, dua Medali Perak, dan tiga Medali Perunggu. Medali Emas diraih oleh Putri Aini (Pendidikan Biologi 2024) dan Andi Nur Faiza Azzahra Amin (Pendidikan Biologi 2024), di mana Andi Nur Faiza juga berhasil membawa pulang penghargaan Favorite Video Award. Medali Perak disumbangkan oleh Inka Paembonan (Pendidikan Biologi 2023) dan Azizah Mutmainnah B. (Pendidikan Biologi 2025). Medali Perunggu diraih oleh Tommy Leonard Rumpaisum (Biologi Sains 2025), Nur Hikmah (Pendidikan Biologi ICP 2022), serta Nurhidayah (Pendidikan Biologi ICP 2022).

Dosen pembimbing, Dewi Sartika A., mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian luar biasa dari para civitas akademika tersebut.

“Masya Allah, alhamdulillah bangga dengan pencapaian mahasiswa biologi. Sepertinya sudah terlihat jalan bahwa mahasiswa biologi itu sebenarnya banyak yang berprestasi, hanya saja mereka belum terungkap kemampuannya. Perasaannya bangga, terharu, dan sangat bersyukur,” ungkapnya.

Persiapan menuju kompetisi ini melibatkan bimbingan intensif dari dua dosen pembimbing, yakni Dewi Sartika A. dan Alnadia Yusriya Hibatullah. Pembimbingan berlangsung secara luring dan daring, bahkan dilakukan selama tiga hari berturut-turut dari pukul sembilan pagi hingga sembilan malam. Fokus utama bimbingan adalah memantapkan kemampuan mahasiswa dalam mengerjakan soal berbahasa Inggris pada babak penyisihan.

Tahapan semifinal menuntut para mahasiswa untuk merancang proyek video berdasarkan eksperimen yang inovatif. Konsep video tersebut diinisiasi langsung oleh mahasiswa dengan mengadaptasi materi praktikum fisiologi dan perkembangan tumbuhan selama lima hari pengamatan.

“Setelah mendapatkan konsepnya, lalu dikonsultasikanlah ke kami. Jika ada yang salah menurut kami, kami koreksi, kami sampaikan ke mereka yang mana yang harus diperbaiki, kemudian mereka revisi baru dibuat video project-nya,” jelasnya.

Pencapaian pada ajang berskala global ini menjadi pembuktian konkret atas kapasitas intelektual dan ketekunan riset mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UNM. Deretan medali yang berhasil diamankan sekaligus merepresentasikan kokohnya kualitas pendampingan akademik serta daya saing mahasiswa dalam menjawab tantangan sains di kancah internasional.

Reporter: Nisharieva Filani

Loading

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *